Rabu, 12 April 2017



Batasancerita - Kampung Code Utara RT 01 RW 01, Kota Baru, Gondokusuman, Yogyakarta, sekarang memiliki keunikan tersendiri.
Pasalnya hampir seluruh rumah warga yang ada di kawasan ini dicat dengan warna yang terlihat sangat cerah, seperti halnya perkampungan di Kickstarter, Rio de Janeiro, Brasil.
Kuning, merah, putih dan biru merupakan warna cat yang digunakan warga Code Utara untuk menghiasi rumah-rumahnya agar terlihat lebih indah bila dipandang dari kejauhan atau dari atas jembatan Gondolayu.
Pemberian satu konsep warna cat kepada perkampungan Code Utara, merupakan sebuah progam yang diberikan oleh sebuah perusahaan rokok yang sedang memperkenalkan prodak barunya.
Melihat ada suatu program dari sebuah perusahaan untuk mempercantik kampungnya, para warga dan ketua RW 01 Code Utara, Darsam (49), menyatakan kesenangannya akan diberinya warna baru untuk rumah-rumah di perkampungannya.
“Saya berharap setelah ada pemberian warna cat rumah baru di kampung kami, nantinya akan banyak wisatawan yang akan datang ke sini," ujar Darsam saat ditemui Tribunjogja.com, Senin (20/4/2015).
Ia mengatakan, harapan lain yaitu kampung terlihat enak dilihat mata oleh wisatawan dari luar Yogya.
"Kalau tidak minimal ya, para wisatawan bisa melihat cantiknya kampung kami dari jembatan Gondolayu, itu pun gratis,”imbuhnya.
Ia menambahkan, selain rumah warganya dicat dengan warna yang cerah, nantinya akan ada tambahan pemberian beberapa lampu untuk mempercantik kampungnya, saat dilihat waktu malam hari.
Kawasan perkampungan Code Yogyakarta memang setipe dengan pemukiman di Brasil. Penduduk yang padat tanah yang terbatas memaksa penduduk hidup saling berhimpitan.
Disebutkan Riotimesonline.com, di daerah Kickstarter, Rio de Janeiro rumah dibangun dan diwarnai melalui proyek khusus sehingga tampak indah.
Dua orang seniman asal Belanda jadi satu diantara tonggak pemukiman yang enak dilihat setelah diwarnai dengan cara yang kreatif.
Mereka adalah, Haas & Hahn (Jeroen Koolhaas dan Dre Urhahn), kedunya seniman di balik proyek lukisan yang dimulai di daerah yang paling terpinggirkan disana.
Warna pada pemukiman itu membuat pemukiman yang semula tampak kumuh jadi lebih lebih 'segar' dipandang mata. Proyek keduanya tak hanya di Brasil bahkan sampai lingkungan termiskin Philadelphia.
Konsepnya, Haas & Hahn mengerjakan seni mural. Itu sudah dilakukan sejak 2006. Karya-karya mereka banyak disukai. Duo seniman itu pun diundang oleh beberapa negara untuk mencipta karya serupa.
Di antaranya, Kolumbia dan China. Philly Painting di Philadelphia, merupakan salah satu contoh karya mereka.
“Mural Arts Program Philadelphia meminta kami untuk menyulap ruko-ruko di daerah tersebut,” kata Hahn seperti dilansir laman ABC News.

Selasa, 27 Desember 2016


Batasancerita - Sulapaksi, seorang pedagang hewan reptil di Pasar Aneka Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTY) memiliki ular kobra unik. Kobra ini berbeda dari jenis kobra lainnya lantaran berwarna putih susu di sekujur tubuhnya.
Menurut dia ular kobra putih ini adalah hasil perkawinan satu jenis dari ular kobra biasa yang dilakukan ayahnya. Dirinya juga meyakinkan bahwa ular ini sulit ditemukan di Indonesia. Bahkan menurutnya ular ini hanya ada dua di Indonesia.
“Ular kobra putih ini selain saya yang punya, cuma ada satu lagi pemiliknya ada di Surabaya tapi saya lupa namanya,” ujarnya ketika ditemui tribunjogja.com, Senin (23/2/2015) siang.
Adapun ular kobra putih itu sendiri digunakan Sulapaksi untuk mengikuti kontes reptil dan tidak berniat untuk menjualnya. Beberapa penghargaan sudah didapatkan kobra putih ini baik di tingkat DIY maupun nasional.
Kobra albino
Sementara itu, berdasarkan penelusuran dari sejumlah sumber, ular jenis ini disebut sebagai Albino Monocled Cobra atau dikenal pula dengan istilah Naja Kaouthia.
Kobra albino mulanya ditemukan di India, kemudian menyebar ke negara lainnya semisal ke China, Vietnam, Kamboja, serta ditemukan pula Semenanjung Malaya. Kemudian ular kobra albino ini menjadi hewan yang sangat umum ditemukan di Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Laos, Nepal dan Thailand. Namun pada 24 Desember 2014 lalu, publik di wilayah pedesaan Thousand Oaks, San Diego juga menemukan ular kobra berwarna putih ini.
Seperti ular kobra pada umumnya, ular jenis ini juga sangat menyukai habitat berupa wilayah perairan, mangrove, hutan, areal berumput atau ditempat lainnya yang memiliki banyak tikus. Monocled Cobra ini biasanya keluar pada malam hari, namun tidak tertutup kemungkinan mereka juga berjemur di siang hari. Sedangkan untuk ukurannya, kobra jenis ini bisa tumbuh antara 4,5 meter hingga bisa sepanjang 7,5 meter.
Warnanya yang putih bersih memang membuatnya tampak cantik. Tapi jangan terlena, karena ular ini termasuk spesies yang sangat berbahaya. Ada dua racun utama yang bisa dilepaskan melalui gigitannya yakni racun neurotoksis dan sitotoksis. Racun neurotoksis akan menyerang sistem syaraf yang dalam memicu kegagalan pernafasan dan menyebabkan kematian. Sedangkan racun sitotoksis akan menyerang integritas sel yang bisa menyebaban nekrosis.(cnt)

Batasancerita - Kampung Code Utara RT 01 RW 01, Kota Baru, Gondokusuman,  Yogyakarta , sekarang memiliki keunikan tersendiri. Pasal...